Tips Membeli Harddisk Internal dan Eksternal

Category : Komputer
Tips Membeli Harddisk Internal dan Eksternal – kali ini saya berbagi cara atauTips Membeli Harddisk Internal dan Eksternal, pasti kawan bingungkan jjika membeli herdisk apalagi klo second harus hati tuh. oke lihat aja tips nya.

Artikel saya kali ini akan membahas tentang HARDDISK baik itu internal maupun eksternal. Dari pengalaman yang pernah saya alami ketika membeli harddisk ternyata banyak faktor dan parameter yang dapat menjadikan pilihan Anda beralih. Dan yang terpenting adalah kepentingan Anda dalam memilih media penyimpanan Data, berikut ini ada beberapa faktor yang mungkin bisa sedikit membantu Anda dalam memilih dan membeli harddisk baik itu harddisk internal maupun harddisk eksternal.
:: Harddisk Internal ::
Harddisk Internal adalah harddisk yang biasanya digunakan untuk media penyimpanan didalam perangkat kotak CPU, meskipun terkadang ada yang menggunakannya sebagai harddisk mobile/portable dengan tambahan konektor harddisk eksternal. Ada beberapa parameter yang harus diperhatikan dalam memilih harddisk internal antara lain adalah:
1. Harga
HDD yang diproduksi oleh distrobutor resmi disertai dengan garansi, maka harganya cenderung sedikit lebih mahal. Anda tidak bisa mengklaim garansi atau service jika ada kerusakan kepada distributor yang bersngkutan, karena akan terdeksi dari serial numbernya.
2. Merk (Merek jual)
Masih ada  perusahaan atau vendor harddisk yang sudah bangkrut, tapi produknya masih beredar bebas dan diperjual-belika. Misalnya; Conner sudah tidak ada lagi,tapi merek ini masih beredar di pasaran. Jika Anda ingin menambah jumlah harddisk Anda, usahakan beli dengan merek yang sama dengan harddisk yang lama atau sebelumnya, agar kecepatankinerja harddisk tidak berkurang dan tetap kelihatan cepat.
3. Kondisi dan Usia
Untuk harddisk yang berkapasitas kecil{1.7G, 2.1G dll} bisa jadi harddisk bekas. Tapi yang harus diperhatikan ketika Anda membeli harddisk bekas, jangan sekali-kali membeli harddisk yang sudah pernah diperbaiki {Anda tentunya tidak akan mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi pada harddisk tersebut}, hal ini jelas terlihat dari segel yang telah rusak atau terputus.
4. Kapasistas HDD
Sebelum Anda membeli harddisk, tentukan dulu berapa kapasitas yang dibutuhkan oleh sistem operasi yang akan Anda gunakan. Itu sangat mempengaruhi kapasitas harddisk yang tersisa yang nantinya digunakan sebagai tempat penyimpanan data dll. Jangan pernah memperhitungkan selisih nominal harga harddisk yang ingin Anda beli. Ingat, penjual hanya berupaya menghabiskan stoknya, tapi Anda membeli dengan tujuan tertentu.
5. Kecepatan
Maximum transfer rate, jangan percaya begitu saja terhadap slogan ini. Angka kecepatan bisanya diperoleh
dari kecepatan transfer antar memori komputer dengan cache harddisk, sedangkan untuk mengetahui angka yang lebih baik adalah sustained transfer rate, karena menunjukkan kecepatan transfer sesungguhnya antara harddisk dan memori komputer. Cara yang terbaik untuk mengetahui kecepatannya adalah mencoba perintah baca dan tulis yang sesungguhnya.
6. Putaran atau Rotasi
Loading data yang cepat, meruapakan salah satu bukti bahwa harddisk Anda mempunyai angka Rpm (rotasi per menit) yang tinggi atau besar. Misalnya; harddsik denga 7200 Rpm akan banyak permintaannya untuk processor yang cepat atau untuk aplikasi game atau grafis.
7. Controller
Perhatikan kecepatan harddisk dan controllernya, khususnya untuk harddisk SCSI. Harddisk yang cepat tapi memiliki controller yang lambat, maka kecepatan harddisk tersebut hanya sama dengan kecepatan controllernya, begitu juga sebaliknya. Suatu sistem beroperasi pada komponennya yang paling lambat. Hal ini harus diperhatikan kompatible antara keduanya.
8. Check dengan Utility HDD
Tentulah sangat urgent jika yang kita bahas itu tentang pemeriksaan dengan utiliti terhadap kondisi harddisk yang sesungguhnya, yaitu untuk mengetahui apakah harddisk tersebut terdapat bad sector atau tidak. Pertama, terlebih dahulu menggunakan Fdisk, kemudian Anda format harddisk tersebut, setelah itu lakukan pemeriksaan area cylinder menggunakan perintah Scandisk. Namun, Anda dapat juga menggunakan utiliti yang lebih baik, yaitu menggunakan Disk Manager.
:: Harddisk Eksternal ::
Harddisk Eksternal media penyimpanan mobile yang bisa dipakai dan dibawa kemana-mana yang memang biasanya berbentuk portable. Ada beberapa klasifikasi yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih dan membeli harddisk ekternal ini. Parameter dan klasifikasi itu diantaranya adalah:
1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.
Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.
2. Kecepatan Putar Drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.
3. Besar buffer atau cache
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.
4. Fitur Recovery
Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.
5. Kemampuan PnP (plug and play)
Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah.
Itulah sedikit  Tips Membeli Harddisk Internal dan Eksternal tipnys semoga bermanfaat buat kawan semua

10out of 10 based on 99898 ratings. 1 user reviews.
Sponsored Ad

Related Posts