Cerita Seks Biduan Dangdut Disawer Sampai ke Ranjang Video

Category : Gaya Hidup
Biduan Dangdut

Biduan Dangdut

semua orang tentu sudah mengetahui Menjadi Artis dangdut ternyata tidak se indah yang kebanyakan orang bayangkan, banyak pengalaman pahit yang harus mereka terima semata mata tentu saja semuanya demi Uang. dan demi bisa makan dan menafkahi keluarga mereka

dan Juga sangat Banyak sekali cerita seks biduan dangdut mulai Tawaran kencan dari tamu kafe kerap menjadi godaan yang sulit dihindari. Apalagi bagi biduan yang hanya mengandalkan penghasilan dari uang saweran. Padahal uang saweran dari para tamu harus dibagi dengan pemain orkes dan manajemen kafe.

Musik dangdut hidup yang lekat dengan goyang erotis biduan dangdut seksi sudah lama merangsek ke dunia hiburan malam dan menjadi sajian utama di sejumlah kafe di Surabaya. Faktanya, tak jarang biduan kafe harus melakoni side job selain menyanyi, biduan itu juga menerima pesanan pelayanan plus.

Semarak sebuah kafe dangdut di kawasan Jl Kusuma Bangsa, Surabaya pada Kamis (24/10/2013), semakin panas ketika seorang biduan berparas hitam manis dengan dandanan seksi melantunkan salah satu lagu hit dangdut koplo yakni “Buka dikit Jos”.

Goyangan erotis yang menampakkan bokong menggiurkan membuat beberapa tamu yang semula duduk di meja masing-masing, beranjak ke lantai joget. Para tamu itu terlihat begitu semangat seraya mengikuti irama yang makin menggairahkan. Sekelebat kemudian, salah satu pengunjung sudah berdiri persis di depan biduan itu. Satu tangannya memegang jemari biduan itu, sementara satu tangannya lagi terlihat mengepit uang lembaran sepuluh ribuan.

Tak lebih dari satu menit uang itu sudah berpindah tangan ke tangan biduan itu. Acara joget dan saweran yang jadi acara paling heboh malam itu ternyata sudah dimulai.

Selain biduan di atas panggung mini itu, puluhan wanita seksi yang rata-rata berusia 18 hingga 25 tahun yang sebelumnya nyanyi secara bergantian, sudah menunggu di lantai joget.

Sementara di sudut-sudut kafe, sebagian tamu justru asyik bermasyur dengan penyanyi lainnya yang tak jarang berlanjut hingga ke tempat tidur.

Menurut Iin (samaran), biduan di kafe itu, tawaran kencan dari tamu kafe memang kerap menjadi godaan yang sulit dihindarkan. Apalagi bagi biduan yang hanya mengandalkan penghasilan dari uang saweran. Padahal uang saweran dari para tamu harus dibagi dengan pemain orkes dan manajemen kafe. Tapi, mengatakan tidak mau usil dengan biduan yang begituan. “Itu sih tergantung masing-masing biduan saja,” ujarnya.

Hampir senada, dikatakan Susi (nama Samaran) bahwa uang saweran dari tamu itu belum bisa diharapkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saat rame saja, paling-paling satu orang kebagian gocap,” kata biduan ini, dengan menyebutkan, dalam satu kafe dangdut, biasanya jumlah penyanyi bisa mencapai 5 orang.

dan tentu saja Mungkin hal itu yang menyebabkan munculnya biduan plus kafe dangdut. Namun aksi mereka terselubung dan dilakukan secara diam-diam. Biduan kafe dangdut plus bisa dibooking selepas pulang kerja dengan berpura-pura mengantar pulang, buat janji ketemu di suatu tempat atau bisa juga berpura-pura bertandang ke rumah kontrakannya.

Tetapi membooking penyanyi dangdut, tidak segampang membooking wanita pekerja seks komersil (PSK) di rumah-rumah bordil atau lokalisasi.
Seseorang yang ingin kencan dengan mereka, harus berkunjung tiga hingga lima kali ke kafe tempat mereka manggung.

Sponsored Ad

Incoming search terms:

  • cerita seks biduan dangdut (1)

Related Posts